Langsung ke konten utama

Panggil Aku Fifi

Oleh Muslimatul Maghfirah

Parsanga-catatanperubahan. Mungkin tidak banyak yang mengenal siapa itu aku. Hanya segelintir orang saja mungkin yang mengenalku secara baik.

Kenalkan, namaku Muslimatul Maghfirah. Boleh memanggilku Fifi atau Muslimah. Aku anak sulung dari 2 bersaudara. Jika adikku dilahirkan di kota Sumenep, lain halnya denganku. Aku dilahirkan di kota Lamongan. Sangat jauh berbeda mungkin jika dipikirkan. Lamongan 3 Maret 1998, tepat hari itu aku dilahirkan. Aku tumbuh besar di Mataram (Madura tanah garam)

Pendidikanku dari SD hingga SMA kuselesaikan di Kota Sumenep. Aku tinggal bersama kedua orang tuaku beserta adik laki-lakiku. Ayahku bernama Bambang Sutrisno, S.H. dan mamaku Soesanti, S.H. Tidak lupa adik laki-lakiku, Ashabil Fiyli. Kami semua tinggal di Desa Parsanga, desa yang sejuk dan masih asri .

Aku tidak kalah berbeda dari anak-anak sebayaku, yang mengerti apa itu cinta. Cinta monyet sih. Akan tetapi sangat berkesan untuk masa remajaku sekarang.

Jika ditanya hobi? Hobiku adalah menyanyi dan bermain laptop. Mungkin sudah hal wajar bagi anak usiaku. Tapi yang membedakan adalah bagaimana bermain dan bernyanyi itu menghasilkan uang.

Nah, itu sebagian kecil dari keahlianku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Simponi Ospek Prodi: “Saya Bangga pada Kalian”

Oleh Yulida Indah Sriningrum, Mahasiswa FIP 2015 asal Pantura Jawa            Pagi…          Masih terasa sangat pagi bahkan mungkin bisa disebut malam. M alam yang tidak mau melepas rembulan untuk menggantikan sang surya. Aktivitas padat pada 3 - 5 September 2016 sudah menanti. Pagi itu bergegaslah saya ke kampus. Dengan melangkahkan kaki , saya mengucapkan doa , memohon kelancaran pada Sang Khalik, Yang Maha Segala-galanya.             Saya mencoba menutupi kegelisahan , kebimbangan dan kebingungan saya. Dua acara yang sama-sama penting terjadi pagi itu. Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKM-F) yang saya geluti dan Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) yang saya ikuti bersamaan mengadakan acara. Manajemen waktu memang harus dipersiapkan , jika mengikuti dua organisasi yang memiliki peranan penting. Saya memilih untuk mengikuti UKM - F lebih dulu , lalu saya menyus...

Melva Berpayung Gerimis: Catatan Kemah Sastra

Oleh Amrullah, Mahasiswa FIP 2015 asal Problinggo Malam pecah. Fajar menggeliat dari balik pohon asam di pinggir pesantrenku. Kicau burung lamat-lamat bersautan, terbangun dari tidur lelap-nyenyak semalam. Rona merah bak pipi Cleopatra timbul di sudut timur utara jendela kamarku, menandai pagi menjejak langit-bumi. Mengisyaratkan upacara baru akan dilaksanakan, setelah beberapa kali agenda pertemuan terlaksana. Ya, sekarang hari pelantikan pengurus baru HMP PBSI 2016-2017. Konsep pelantikan kali ini berbeda dari tahun sebelumnya. Agenda dan kegiatan baru yang dilaksanakan setelah pelantikan selesai: Kemah Sastra. Nama baru dalam memori otakku. Bukan perihal keawaman tentang kemah. Toh, semenjak Tsanawiyah tubuh ini telah berkutat dengan tenda, angin malam, nyanyian penyemangat, bahkan telah kebal dengan jarum-jarum lancip kebanggaan pasukan nyamuk. Namun sastra? Kemah sastra? Pikiranku belum mampu menerawang di dalamnya. Belum mampu menelaah kegiatan yang akan dilaksanakan. S...

SAHABAT ADA UNTUK SAHABAT

O leh Mega Agustini Kaummudapergerakan . Pagi yang indah . M erah sang surya mulai menampakkan diri ke permukaan. Dingin menyeruap menusuk raga. Hingga dalam perjalanan menuju sekolah diriku merasa kedinginan. Pagi itu aku bersama Devi, kakak kelasku.             Di sekolah ‘’Marisa apakah kamu sudah mengerjakan tugas Geografi?’’ tanya sahabatku yang mungil, Amel. ‘’ S udah , ’’ jawabku. ‘’Aku boleh pinjam tugasmu, soalnya aku belum selesai mengerjakannya?’’ M intanya dengan nada centilnya padaku. ‘’ B aiklah, sesampainya di kelas nanti akan ku kasih tugasnya , ’’ jawabku dengan santai. “T erimah kasih ,” ucap sahabatku ini. Sahabtaku Amel gadis cantik, mungil dan lucu ini kerap kali lupa untuk mengerjakan tugas sekolah. Biasanya dia selalu memintaku untuk membantunya mengerjakan tugas ketika di dalam kelas. Aku dan Amel selalu bersama meski kami memiliki sifat yang berbeda. Amel lincah, periang dan...