*Muttafaqur Rahmah, dosen Untag Banyuwangi, alumni S-1 dan S-2 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Surabaya Bapak (I) Hati Berseri-seri Bersemu Merah jambu Dan, kau , Pak Begitu saja tergeletak Tanpa sapa dan decak Dan, kau , P ak Bingung sendiri Menata duri Memaksamu mencuri wajah pagi Sedang aku yang sedari tadi di sini Entah sebagai apa Menari mencari Tanda tangan yang kupalsukan sendiri Bapak (II) Duduk Batuk Bisu sedikit menggerutu B apak (III) Saya tahu Itu, kamu, Pak, palsu! Bapak (IV) Campur Bawur Tawur Bapak (V) Teriak Sepi Tanpa awak Sejenak Bisul meledak Brumm brakk ! Bapak (VI) Saya dan Anda adalah angka 2,5 juta 4 juta 10 juta tanpa aroma Bias Lepas Asing Terasing Bapak (VII) Basi! Kadang bau seperti terasi Wangi yang kau bawa lari tak bisa lagi sembunyi tetap saja tak wangi tak mamp...
Merangkai yang Terserak, Membaca yang Sublim