Langsung ke konten utama

Pagi Hari Waktunya Pergi ke Sekolah

Oleh Mega Agustini

Kaummudapergerakan-Sumenep. Di sekolah aku bertemu banyak teman, terutama anak-anak kelas X.IPS.2. Dari pagi hingga siang tak ada kegiatan belajar mengajar. Akupun tak tahu apa yang menjadi sebab  guru-guru tidak masuk untuk mengajar. Atau mungkin memang sengaja ditiadakan.

Pagi hingga siang terpancar canda gurau di antara kami. Semua tertawa lepas, meski di antara teman kami ada yang lagi galau. Tidak begitu lama karena kami menghibur hatinya yang lagi galau.

Ternyata hidup silih berganti dan berpasangan. Tak selamanya kita akan bahagia ataupun susah. Ada kalanya kita harus bahagia dan ada kalanya kita harus sedih. Ya, seperti yang aku alami sekarang. Mungkin pagi hingga siang aku tertawa bahagia. Namun pada sore harinya tepatnya pada saat saya pergi latihan senam aerobik, saya dan teman kelompok saya (Chodzi, Mia, Aini, Mbak Yuni, Holis dan lain-lain) beradu konflik dengan Mbak Reny hanya karna mengutarakan pendapat.

Akupun tak tahu harus memihak pada siapa. Karena mereka semua juga temanku. Di satu sisi aku ingin memihak pada Mbak Reny. Di sisi lain aku juga ingin memihak pada yang lain. Kalau boleh jujur,  aku lebih setuju pada yang lain. Menurutku Mbak Reny melakukan tindakan tanpa berbicara dulu pada kami, meski aku tahu niat Mbak Reny baik.

Namun ya percuma. Teman yang lain memberi pendapat, malah direspon negatif penuh arti salah. Sehingga kami serba-salah. Panjanglah konfliknya. Tapi semoga saja besok kembali normal lagi. Amin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Simponi Ospek Prodi: “Saya Bangga pada Kalian”

Oleh Yulida Indah Sriningrum, Mahasiswa FIP 2015 asal Pantura Jawa            Pagi…          Masih terasa sangat pagi bahkan mungkin bisa disebut malam. M alam yang tidak mau melepas rembulan untuk menggantikan sang surya. Aktivitas padat pada 3 - 5 September 2016 sudah menanti. Pagi itu bergegaslah saya ke kampus. Dengan melangkahkan kaki , saya mengucapkan doa , memohon kelancaran pada Sang Khalik, Yang Maha Segala-galanya.             Saya mencoba menutupi kegelisahan , kebimbangan dan kebingungan saya. Dua acara yang sama-sama penting terjadi pagi itu. Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKM-F) yang saya geluti dan Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) yang saya ikuti bersamaan mengadakan acara. Manajemen waktu memang harus dipersiapkan , jika mengikuti dua organisasi yang memiliki peranan penting. Saya memilih untuk mengikuti UKM - F lebih dulu , lalu saya menyus...

Melva Berpayung Gerimis: Catatan Kemah Sastra

Oleh Amrullah, Mahasiswa FIP 2015 asal Problinggo Malam pecah. Fajar menggeliat dari balik pohon asam di pinggir pesantrenku. Kicau burung lamat-lamat bersautan, terbangun dari tidur lelap-nyenyak semalam. Rona merah bak pipi Cleopatra timbul di sudut timur utara jendela kamarku, menandai pagi menjejak langit-bumi. Mengisyaratkan upacara baru akan dilaksanakan, setelah beberapa kali agenda pertemuan terlaksana. Ya, sekarang hari pelantikan pengurus baru HMP PBSI 2016-2017. Konsep pelantikan kali ini berbeda dari tahun sebelumnya. Agenda dan kegiatan baru yang dilaksanakan setelah pelantikan selesai: Kemah Sastra. Nama baru dalam memori otakku. Bukan perihal keawaman tentang kemah. Toh, semenjak Tsanawiyah tubuh ini telah berkutat dengan tenda, angin malam, nyanyian penyemangat, bahkan telah kebal dengan jarum-jarum lancip kebanggaan pasukan nyamuk. Namun sastra? Kemah sastra? Pikiranku belum mampu menerawang di dalamnya. Belum mampu menelaah kegiatan yang akan dilaksanakan. S...

Sepotong Kenangan di HMP

Oleh  Yunita Putriyanti , Mahasiswa FIP 2015 asal Sidoarjo Himpunan Mahasiswa Prodi atau lebih di kenal  dengan HMP , merupakan s atu organisasi dalam kampus yang saya  geluti  sejak semester 2. Sekitar setahun lalu saya berjuang untuk masuk dalam organisasi  di  ruang lingkup prodi. Prodi saya adalah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI). Jadi, lebih dikenal dengan HMP PBSI , FIP,  Universitas Trunojoyo Madura  (UTM) . Di  HMP PBSI,  saya mendapat banyak pengalaman baru yang menyenangkan. Orang-orang yang berada dalam HMP  PBSI  sangat menyenangkan. Ketua Umum (Ketum)  HMP PBSI  yang bernama Helmi Yahya juga sangat menyenangkan . Dia merupakan karakter pemimpin yang  membuat anggotanya tidak merasa dibebani dengan tugas mereka di HMP. Kak Helmi  -begitu  saya memanggilnya - sangat baik dan perhatian pada semua  anggota  HMP PBSI. D ia tidak pelit dalam berbagi ilmu maupun...