Oleh Devi Karlina
Karang-Anyar-catatanperubahan. Pada tanggal 8 Maret 2014, desa kami
–Karang Anyar- mengadakan selamatan yang diselenggarakan setiap setahun sekali.
Untuk acara selamatan desa, warga Karang Anyar dan Pinggir Papas mengundang
ludruk. Para warga sangat antusias dengan pertunjukan ludruk. Para penikmat
ludruk itu tidak pandang usia, baik tua maupun muda. Para pedagang juga
memanfaatkan moment ini. Para pedagang menjual berbagai macam barang dagangan
seperti aksesoris, makanan, mainan anak dan lain-lain. Pementasan ludruk
biasanya berlangsung mulai pukul 21.00 sampai pukul 03.00 wib.
Biasanya warga di sini lebih memilih
ludruk ketimbang orkes dangdut dengan alasan ludruk itu bisa membuat mereka
tertawa dan menjadi hiburan tersendiri. Bahkan sebagian warga rela bela-belain
tidak tidur/begadang hanya untuk menonton ludruk sampai usai pementasannya.
Ludruk sama saja dengan acara comedian yang ada di TV.
Tetapi kalau ludruk masih tradisional. Sedangkan yang ada di TV
sudah dikemas menjadi modern. Akan tetapi penikmat ludruk tidak kalah dengan
acara comedian di TV.

Komentar
Posting Komentar